Journal

Ramadhan Kareem 1438 Hijriah 

Ramadhan sudah selesai, berganti Syawal. Ada rasa sedih karena sudah tidak bisa puasa (di bulan Ramadhan) lagi. Tapi ada rasa senang juga bisa berkumpul bersama keluarga di hari raya.

Bercerita tentang Ramadhan 1438 hijriah (2017), tahun ini merupakan kali kedua kakak Wiza berpuasa. As parents, saya dan Gandi ada sedikit kekhawatiran. Salah satunya: gimana ya, kalau Wiza merasa lelah, capek, lapar dan haus lalu mogok ngga mau puasa :S . Ditambah lagi awal puasa Wiza belum libur sekolah, pasti di sekolah “sibuk” lari-lari terus sampe kecapekan. Plus adik Layyina, yang ngga puasa, hobi makan minum di depan kakaknya. Well, emak memang suka lebayyy, yes 😀 .

Alhamdulillah Allah Maha baik. Kami dianugerahi anak sholeh nan sabar. Selama sebulan puasa, Wiza hampir tidak pernah mengeluh, ngga pernah mengamuk minta buka puasa kalau lapar & haus di siang hari.

Dia cuma bilang, “Mama, kakak haus…”

Saya jawab, “Kenapa kak, kamu sudah ngga tahan lagi, mau buka puasa?”

Dijawab, “Ngga kok, kakak cuma ngomong aja.”

Terus lanjut nonton YouTube 😀

Suatu hari kami ajak anak-anak ke situs candi Batu Jaya di Karawang. Wiza yang haus dan kecapekan cuma bilang, “Ayah, ayo kita pulang. Kakak ngantuk mau bobo.” Selama perjalanan ngga bilang haus 1x pun. Padahal emaknya aja udah haus banget saking panasnya hehehe…

Yes, kakak Wiza puasa tahun ini pun full seperti tahun lalu. Kalau tahun lalu masih ada drama menangis, merengek lapar dan haus, tahun ini lancar jaya. So proud of you, my son. Semoga di tahun-tahun berikutnya kamu tetap istiqomah ya, Nak.

Adik Layyina belum puasa karena masih 3 tahun. Tapi kami suka ajak buka puasa dan sahur juga (kalau dia terbangun). Tapi sepertinya dia belum mengerti apa itu puasa. Mudah-mudahan Ramadhan tahun depan kamu mau belajar puasa ya, Nak.

Lanjut ya ceritanya.

Tahun ini jatah lebaran kami di Bogor, di rumah orang tua saya. Kami ke Bogor hari Sabtu, H-1 Idul Fitri. 2 hari sebelumnya nginep di Duren Sawit dulu, di rumah orang tua Gandi. Sabtu, menjelang siang, barulah kami naik commuter line ke Bogor.

Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Minggu, 25 Juni 2017. Kakak Wiza shalat Ied sama ayah Gandi, Mbah Machdum, Umi Enung, dan Bibi Susan & Titi. Mama absen karena berhalangan. Ditambah adik Layyina yang masih asik tidur, jadi ngga bisa ikut ke tempat shalat Ied hehehe…

Setelah shalat, kami bersiap mengunjungi kerabat. Pertama, kami berkunjung ke kakak laki-laki ibu saya nomor 5 di Taman Cimanggu. Setelah itu lanjut berkunjung ke kakak perempuan mama nomor 3 di Bantarjati.

17-06-30-11-00-57-452_deco
* my mom (left) with her sister *

Mumpung di Bantarjati, saya sekalian berkunjung ke rumah Dini, teman per-kartupos-an a.k.a Postcrossing. Maaf lahir batin ya, Beb 😀

17-06-30-10-51-45-766_deco
* ki-ka: Gandi, saya, Dini, Dana *

Rencana awal, dari Bantarjati mau lanjut ke Jasinga. Karena sudah terlalu siang akhirnya batal, memutuskan untuk pulang ke rumah. Pergi besok saja. Qodarullah, kakak sepupu, anak kakaknya Bapak saya, datang ke rumah bersama keluarganya. Untung ngga jadi pergi 🙂

Hari kedua Lebaran. Berangkat ke Jasinga. Perjalanan cukup lancar. Karena lewat jalan alternatif, jadi ngga terjebak macet di sana sini. Oh iya, bagi yang belum tau, Jasinga ini suatu daerah di kabupaten Bogor yang bisa dibilang ujungnya Bogor, tetanggaan dengan provinsi Banten. And my mom originally from there 😀.  Kami berkunjung ke rumah kakaknya mama nomor 2, rumah tempat saya banyak menghabiskan liburan di masa kecil.

Sekitar jam 2 siang kami pamit untuk lanjut ke Serang, via Pandeglang. Sempat khawatir Layyina bakal mabok/vomit di jalan, tapi Alhamdulillah aman. Mungkin karena abang sopir bawa mobilnya santai 😀 . Di Serang, kami berkunjung ke rumah adik perempuan Bapak. Berhubung adik laki-laki Bapak sedang mudik ke Bandung, akhirnya skip dan lanjut ke rumah keponakannya Bapak.

17-06-30-10-59-11-098_deco
* Cousins *

Malamnya kami memutuskan untuk menginap di hotel saja. Based on recommendation kami menginap di hotel Ratu, yang mana ternyata VERY NOT RECOMMENDED. Katanya bintang 4, bah! (Perlu dibahas?) 

17-06-30-10-42-47-382_deco
* Wiza dan ayah *

Hari ketiga lebaran kami check out sekitar jam 11 dan pulang ke Jakarta. Bukan pulang ke Ragunan sih, tapi ke Duren Sawit ke rumah orang tua Gandi. Menginap dari Selasa, 2 Juni dan pulang hari Jum’at, 30 Juni. Selesai sudah libur hari raya. Mari kembali ke daily routinity.

Salam 🙂