Postcrossing | Postcard

Indonesia Postcrossing Meet Up 2017

14 July 2017 is a great day for us, Indonesian postcrosser. Why? Because we have two great news :

  1. Postcrossing 12th anniversary
  2. Indonesia Postcrossing stamps release

How cool is that ? 😀

Link in here.

——

Untuk merayakan moment spesial ini maka dibuatlah Indonesia Postcrossing Meet Up pada hari Sabtu, 15 Juli 2017. Meet up ini serentak di beberapa kota di Indonesia loh. Meet up di Jakarta diselenggarakan di Kantor Filateli Jakarta (KFJ).

Biasanya kalau pergi-pergi kami selalu berempat biar kompak. Berhubung Gandi sedang ada pelatihan di Bandung, jadi tidak bisa menemani. Dan karena weekend juga, maka kami bertiga–saya, Wiza & Layyina, memutuskan untuk menginap di Bogor di rumah orang tua saya. Comfort zone ceritanya 😀

Sabtu pagi, saya dan Layyina berangkat berdua saja. Emak nyerah dah kalau musti bawa dua anak ngga mau diam 😂 . Kami naik kereta dari stasiun Cilebut, turun di stasiun Juanda.

Sepanjang perjalanan, dari mulai turun angkot Salabenda si neng udah mulai kriyep-kriyep, dan sukses tertidur ketika naik angkot Cilebut menuju stasiun. Tetap lelap ketika menunggu kereta. Dan teruuuuuus tidur selama perjalanan. Baru bangun pas kereta lagi berhenti di stasiun Manggarai.

Sesampainya di stasiun Juanda, kami berjalan kaki ke KFJ. Waktu sudah menunjukkan pukul 12, jadi dipastikan sudah banyak teman-teman postcrosser (sebutan untuk member Postcrossing yang aktif berkirim kartu) yang datang.

Ternyata yang datang diatas 30 orang, yay Alhamdulillah. Banyak juga wajah-wajah baru yang belum pernah saya temui. Senangnya virus Postcrossing semakin menyebar di Indonesia 😀

Hal yang paling ditunggu dari Postcrossing meet up ini adalah tanda tangan kartu pos. Yah, namanya juga perkumpulan kartu pos, jadi kegiatannya ngga jauh dari mengirim kartu pos 😁 . Tuh, keliatan kan teman-teman lagi pada “sibuk” tanda tangan 😀 . Fyi, Om yang berdiri di sebelah kiri adalah Suhu-nya Postcrossing, beliau postcrosser nomor 1 se-Indonesia 😀 .

Nah, kalau foto yang ini adalah Linny & Lorenzo. Linny ini salah satu Postcrosser Indonesia yang juga seorang desainer kartu pos. Saya suka kartu pos hasil karya Linny. Selalu orisinal. Buat teman-teman yang penasaran dengan kartu-kartunya Linny, bisa di cek di Ugagoo shop.

Lalu, siapa Lorenzo? Dia adalah pacarnya Linny pemenang kategori umum lomba desain prangko Postcrossing yang diselenggarakan oleh Pos Indonesia. Gambar desainnya seperti yang dipegang oleh Linny.

Kartu pos dan prangko Postcrossing milik saya, yang sudah ditandatangan oleh teman-teman, siap untuk dikirim ke penjuru dunia 🙂

Senangnya meet up hari ini ramai yang datang. Semua senang dengan kehadiran prangko Postcrossing. Terima kasih Pos Indonesia telah merealisasikan salah satu mimpi kami postcrosser Indonesia 🙂

Last, foto neng dan Tante Opat yang juga datang ke KFJ. Sesuai request muka Tante Opat disembunyikan 😀

Happy Postcrossing! See you on the next meet up : Bandung 5 Agustus 2017.

Salam, Restu

—–

Oh iya, tentang Indonesia Postcrossing Meet Up diulas juga di blog Postcrossing. Link in here

DKI Jakarta · Trip

Ke Seaworld yuk!

Entah sejak kapan duo bocil ini suka sama hiu. Apalagi kakak Wiza hafal banget jenis-jenis hiu. Nah, mumpung ayah Gandi masih cuti, jadilah kami mengajak anak-anak plesiran ke Seaworld, Taman Impian Jaya Ancol. Dulu banget, tahun 90an saya pernah ke Seaworld 2x: pergi bersama keluarga dan study tour waktu kelas 1 SMP. Kira-kira Seaworld sudah banyak berubah ngga ya…

Seperti biasa, andalan keluarga seru untuk pergi kemana-mana dengan transportasi umum, yaitu naik bus Transjakarta a.k.a busway. Kalau dari Ragunan, karena halte pertama dipastikan dapat duduk hehehe… (Kecuali rush hour ya 😀 ). Kami 3x ganti bus. Dari Ragunan transit di halte Halimun, lalu naik jurusan Pulo Gadung transit di halte Matraman. Lanjut naik jurusan Ancol turun di halte terakhir. 

17-07-04-00-15-06-918_deco
* duo bocil hobi duduk paling belakang *

Berhubung kami berangkat dari rumah lewat dari jam 1 siang, maka baru sampai di Ancol lewat dari jam 3 sore. Pas banget waktu ashar. Jadi kami melipir shalat ashar dulu, kasih makan sore anak-anak, baru lanjut naik bus Wara-Wiri menuju Seaworld. Btw, bus ini gratis lho! Jadi ngga usah khawatir bagi yang tidak membawa kendaraan (ngeteng) macam kami ini 😀

Ayah sih sangsi, “sudah jam 5 kurang, apa masih bisa masuk Seaworld? Jalan-jalan ke pantainya aja deh.”

“Ya bisa lah. Satu jam juga cukup kok untuk keliling Seaworld.” Ini kata saya 🙂

Alhamdulillah waktunya pas. Loket tiket belum ditutup. Karena kami kesana di hari biasa, jadi harga tiketnya Rp 85.000/orang (April 2017). 1 jam kami berkeliling Seaworld, sampai tempatnya tutup.

17-07-04-00-28-17-446_deco
* Di terowongan ini kita bisa lihat berbagai jenis ikan, dengan bintang utama Hiu dan Pari *

Wow, banyak juga ya perubahan di Seaworld. Ya iyalah, kan terakhir kesana 20 tahun yang lalu. Ketahuan tuir dah :D. Kalau dulu hanya ada akuarium dan berbagai jenis hewan laut saja. Sekarang banyak juga jenis hewan yang hidup di air tawar. Ada ikan hias kecil-kecil,  piranha, arapaima, ada berang-berang juga lho!

17-07-04-00-19-04-297_deco
* sharks behind! *

Ada area akuarium yang berisi berbagai jenis ubur-ubur. Plus area seperti museum (mhh, what should i called it?) berisi hewan laut yang diawetkan.

17-07-04-00-39-02-462_deco

Pada jam tertentu, ada atraksi memberi makan hewan (feeding show). Wiza Dan Layyina kebagian ikutan kasih makan penyu yang gede banget di dalam kolam sentuh (touch pool). Kami juga bermain dengan bintang laut dan juga baby shark. Sayang kami ngga lihat atraksi memberi makan ikan di akuarium utama. Maklum, kan baru datang 1 jam sebelum tutup hehehe…

Feeding show schedule

  • Akuarium utama : 11.00 , 14.00, 16.30 wib
  • Touch pool : 10.00, 13.30, 17.00 wib
  • Arapaima : 13.00 wib
  • Moray eel : 15.00 wib
  • Otter : 10.30 dan 16.00 wib
  • Sea turtle : 14.30 wib
17-07-04-00-30-47-056_deco
* Piranha *

Ayah bunda, ayo ajak putra putrinya bermain ke Seaworld. Untuk mengenal dunia hewan, khususnya hewan laut. *Bukan iklan. Asli, ga dibayar ini mah*

Sampai ketemu lagi di trip kami yang lain 🙂

Salam keluarga seru 😉

17-07-04-00-29-49-124_deco
* akuarium telepon umum *

Fact:

  • Seaworld mulai beroperasi sejak tanggal 3 Juni 1994
  • Luas bangunan utamanya yaitu 4500 M2
  • Luas seluruh area sebesar 3 hektare
  • Jam buka 09.00 wib – 18.00 wib
  • HTM Seaworld (April 2017): Rp 85.000 (hari biasa), Rp 90.000 (Sabtu & Minggu), Rp 100.000 (Libur Nasional).                                                                                                    Update Juli 2017: weekdays/weekend To 115.000,-
  • HTM Ancol (April 2017) Rp 25.000,-
Journal

Ramadhan Kareem 1438 Hijriah 

Ramadhan sudah selesai, berganti Syawal. Ada rasa sedih karena sudah tidak bisa puasa (di bulan Ramadhan) lagi. Tapi ada rasa senang juga bisa berkumpul bersama keluarga di hari raya.

Bercerita tentang Ramadhan 1438 hijriah (2017), tahun ini merupakan kali kedua kakak Wiza berpuasa. As parents, saya dan Gandi ada sedikit kekhawatiran. Salah satunya: gimana ya, kalau Wiza merasa lelah, capek, lapar dan haus lalu mogok ngga mau puasa :S . Ditambah lagi awal puasa Wiza belum libur sekolah, pasti di sekolah “sibuk” lari-lari terus sampe kecapekan. Plus adik Layyina, yang ngga puasa, hobi makan minum di depan kakaknya. Well, emak memang suka lebayyy, yes 😀 .

Alhamdulillah Allah Maha baik. Kami dianugerahi anak sholeh nan sabar. Selama sebulan puasa, Wiza hampir tidak pernah mengeluh, ngga pernah mengamuk minta buka puasa kalau lapar & haus di siang hari.

Dia cuma bilang, “Mama, kakak haus…”

Saya jawab, “Kenapa kak, kamu sudah ngga tahan lagi, mau buka puasa?”

Dijawab, “Ngga kok, kakak cuma ngomong aja.”

Terus lanjut nonton YouTube 😀

Suatu hari kami ajak anak-anak ke situs candi Batu Jaya di Karawang. Wiza yang haus dan kecapekan cuma bilang, “Ayah, ayo kita pulang. Kakak ngantuk mau bobo.” Selama perjalanan ngga bilang haus 1x pun. Padahal emaknya aja udah haus banget saking panasnya hehehe…

Yes, kakak Wiza puasa tahun ini pun full seperti tahun lalu. Kalau tahun lalu masih ada drama menangis, merengek lapar dan haus, tahun ini lancar jaya. So proud of you, my son. Semoga di tahun-tahun berikutnya kamu tetap istiqomah ya, Nak.

Adik Layyina belum puasa karena masih 3 tahun. Tapi kami suka ajak buka puasa dan sahur juga (kalau dia terbangun). Tapi sepertinya dia belum mengerti apa itu puasa. Mudah-mudahan Ramadhan tahun depan kamu mau belajar puasa ya, Nak.

Lanjut ya ceritanya.

Tahun ini jatah lebaran kami di Bogor, di rumah orang tua saya. Kami ke Bogor hari Sabtu, H-1 Idul Fitri. 2 hari sebelumnya nginep di Duren Sawit dulu, di rumah orang tua Gandi. Sabtu, menjelang siang, barulah kami naik commuter line ke Bogor.

Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Minggu, 25 Juni 2017. Kakak Wiza shalat Ied sama ayah Gandi, Mbah Machdum, Umi Enung, dan Bibi Susan & Titi. Mama absen karena berhalangan. Ditambah adik Layyina yang masih asik tidur, jadi ngga bisa ikut ke tempat shalat Ied hehehe…

Setelah shalat, kami bersiap mengunjungi kerabat. Pertama, kami berkunjung ke kakak laki-laki ibu saya nomor 5 di Taman Cimanggu. Setelah itu lanjut berkunjung ke kakak perempuan mama nomor 3 di Bantarjati.

17-06-30-11-00-57-452_deco
* my mom (left) with her sister *

Mumpung di Bantarjati, saya sekalian berkunjung ke rumah Dini, teman per-kartupos-an a.k.a Postcrossing. Maaf lahir batin ya, Beb 😀

17-06-30-10-51-45-766_deco
* ki-ka: Gandi, saya, Dini, Dana *

Rencana awal, dari Bantarjati mau lanjut ke Jasinga. Karena sudah terlalu siang akhirnya batal, memutuskan untuk pulang ke rumah. Pergi besok saja. Qodarullah, kakak sepupu, anak kakaknya Bapak saya, datang ke rumah bersama keluarganya. Untung ngga jadi pergi 🙂

Hari kedua Lebaran. Berangkat ke Jasinga. Perjalanan cukup lancar. Karena lewat jalan alternatif, jadi ngga terjebak macet di sana sini. Oh iya, bagi yang belum tau, Jasinga ini suatu daerah di kabupaten Bogor yang bisa dibilang ujungnya Bogor, tetanggaan dengan provinsi Banten. And my mom originally from there 😀.  Kami berkunjung ke rumah kakaknya mama nomor 2, rumah tempat saya banyak menghabiskan liburan di masa kecil.

Sekitar jam 2 siang kami pamit untuk lanjut ke Serang, via Pandeglang. Sempat khawatir Layyina bakal mabok/vomit di jalan, tapi Alhamdulillah aman. Mungkin karena abang sopir bawa mobilnya santai 😀 . Di Serang, kami berkunjung ke rumah adik perempuan Bapak. Berhubung adik laki-laki Bapak sedang mudik ke Bandung, akhirnya skip dan lanjut ke rumah keponakannya Bapak.

17-06-30-10-59-11-098_deco
* Cousins *

Malamnya kami memutuskan untuk menginap di hotel saja. Based on recommendation kami menginap di hotel Ratu, yang mana ternyata VERY NOT RECOMMENDED. Katanya bintang 4, bah! (Perlu dibahas?) 

17-06-30-10-42-47-382_deco
* Wiza dan ayah *

Hari ketiga lebaran kami check out sekitar jam 11 dan pulang ke Jakarta. Bukan pulang ke Ragunan sih, tapi ke Duren Sawit ke rumah orang tua Gandi. Menginap dari Selasa, 2 Juni dan pulang hari Jum’at, 30 Juni. Selesai sudah libur hari raya. Mari kembali ke daily routinity.

Salam 🙂